5 Tahap Karya Photography Dan Video Yang Harus Dilalui Untuk Layak Publikasi

Share:
Pada era masa kini, penggunaan kamera untuk berbagai kebutuhan sudah tidak asing lagi, ada yang memakainya untuk berfoto, membuat video hingga media promosi. Kamera tidak lagi menjadi barang langka dan mahal yang mana hanya dipakai oleh orang-orang tertentu saja seperti halnya 5-10 tahun yang lalu, melainkan sudah banyak yang menggunakannnya. Bagaimana tidak, hampir semua smartphone dilengkapi dengan kamera yang dapat digunakan untuk berfoto atau aktivitas photography dan video https://fastwork.id/photography-video


Pernah tidak berpikir bahwa sebuah karya photography dan video yang digarap khusus untuk tujuan atau kebutuhan tertentu, harus melewati proses yang panjang serta ada langkah-langkah tertentu hingga dapat dikatakan layak publikasi. Untuk menambah wawasan seputar dunia photography dan video, yuk simak penjelasan mengenai tahapan dalam menghasilkan foto atau video yang bagus dan layak publikasi.

1. Pra Produksi
Tahap pertama yang harus dilakukan sebelum masuk dalam kegiatan photography atau perekaman video ialah melakukan persiapan dan perencanaan. Biasanya, berbagai pihak yang terlibat akan mengadakan rapat atau diskusi terlebih dahulu mengenai apa saja yang dibutuhkan dalam proses produksi nanti, tujuan pembuatan foto atau video, lalu siapa saja sasaran pasar yang dituju. Sangat penting untuk melakukan persiapan yang baik dan matang pada tahap ini karena akan berpengaruh terhadap tahap selanjutnya.

2. Produksi
Setelah semua persiapan dan perencanaan dilakukan, berbagai fasilitas yang dibutuhkan juga sudah tersedia, maka tahap selanjutnya masuk pada bagian produksi. Tahap produksi ini meliputi pengambilan foto atau shooting video. Tidak jarang, ada saja kendala yang dihadapi saat proses produksi seperti cuaca yang tidak mendukung,  kerusakan alat dan sebagainya. Itulah mengapa, pada tahap ini terkadang diperlukan waktu yang cukup lama untuk mendapatkan hasil yang bagus.

3. Pasca Produksi
Tidak semua hasil photography dan video selama tahap produksi sempurna, namun bukan berarti tidak dapat diusahakan untuk menjadi lebih baik. Agar hasilnya menjadi bagus, perlu dilakukan editing. Tahap perbaikan atau editing ini termasuk dalam langkah ke tiga dari proses pengolahan karya photography dan video. Untuk jenis pengambilan gambar atau foto, bisa ditambahkan efek, pemotongan (crop) pada beberapa bagian, penambahan bingkai dan lainnya. Sedangkan untuk video, bisa berupa penambahan audio visual lain yang dikombinasikan dengan rekaman video asli.

4. Prensentasi
Tahap selanjutnya yaitu presentasi. Untuk jenis hasil karya photography dan video yang dibuat untuk tujuan tertentu, misalnya untuk promosi produk dan ada pihak lain yang perlu melihat hasilnya, maka dibutuhkan penyajian hasil penyuntingan dalam bentuk yang mudah ditonton, bisa berupa bentuk file yang dimasukkan ke dalam flashdisk, CD, kaset dan lainnya.

5. Distribusi
Agar semakin banyak orang yang dapat melihat hasil photography dan video yang telah dibuat, perlu adanya penyebaran atau distribusi. Ada beragam cara yang bisa dipakai untuk mendistribusikan foto atau video yaitu dengan webcasting, broadcasting, screening, upload di youtube atau media sosial.

Nah, itu tadi 5 tahap yang biasanya harus dilalui untuk dapat menghasilkan sebuah karya photography dan video yang bagus. Sebuah foto atau video yang sudah melalui berbagai tahapan, seperti halnya 5 tahapan di atas, pastinya akan sangat berbeda dibandingkan dengan foto atau video yang dibuat tanpa pertimbangan, perencanaan, editing dan lainnya. Semoga saja, informasi tadi dapat menambah wawasan anda, khususnya dalam bidang photography.